17 Februari 2009

RADANG TENGGOROKAN

RADANG tenggorok sungguh mengganggu. Tak hanya makan atau minum, sekadar menelan ludah saja terasa sakit. Sumber infeksi tak hanya pada tenggorok (amandel), tapi bisa dari gangguan kesehatan gigi-mulut serta sinusitis.

Kurang menjaga kebersihan bagian mulut, khususnya gigi, memang dapat mengakibatkan radang tenggorok. Gigi yang busuk atau berlubang menjadi tempat berkumpulnya kuman. Kuman inilah yang kemudian masuk ke dalam tenggorok dan memicu infeksi. Pencegahnya, harus rajin menjaga kebersihan mulut dan gigi. Kalau ada gigi yang busuk atau berlubang, harus langsung ditangani hingga tuntas.
Sedangkan amandel, sangat berperan pada anak usia 4-10 tahun. Sebab, bagian ini merupakan sistem pertahanan tubuh. Terutama, bagi pernapasan bagian atas. Amandel yang sudah tidak berfungsi akan menjadi tempat berkumpulnya kuman sehingga memicu infeksi pada tenggorok.

Sumber ketiga adalah sinusitis. Pada orang dengan sinusitis kronis, lendir akan terus-menerus mengalir di belakang tenggorok dan hidung. Hal itu menimbulkan iritasi.

Ada lagi bahan yang memperparah radang tenggorok. Yakni, makanan yang masuk mulut. Di antaranya, makanan yang terlalu pedas, asam, panas, atau dingin.

Radang tenggorok karena infeksi harus ditangani dengan ''mengenyahkan'' sumbernya. Kalau infeksinya karena gigi, ya giginya yang ditangani. Demikian juga amandel dan sinusitis. Jika radang tenggorok diobati, namun gigi, amandel, atau sinusitis sebagai sumber infeksi tidak ditangani, ya percuma. Radang tenggorok akan kembali lagi, berulang terus.
Selain kuman, radang tenggorok dapat terjadi karena virus, yaitu saat flu. Namun, radang tenggorok akibat flu akan hilang sendiri, seiring sembuhnya penyakit tersebut.
Flu ringan dapat berlomba dengan daya tahan tubuh. Artinya, kalau daya tahan bagus, tubuh akan membuat pagar pelindung tanpa selalu antibiotik.

Namun, kalau lebih dari sepekan radang tenggorok yang menyertai flu tidak hilang, apalagi ditambah suara serak, bisa dikategorikan serius. Radang itu mungkin merembet ke pita suara. Khusus anak-anak dan orang tua, jika terkena radang tenggorok akibat flu, harus segera diobati. Sebab, kelompok ini rentan komplikasi.

Dalam masa pancaroba begini, gangguan tenggorok karena flu meningkat tajam. Itu sebabnya, dia berharap setiap orang menjaga daya tahan tubuhnya.
Misalnya, minum vitamin C, olahraga, istirahat cukup, dan mengelola stres.

Tidak ada komentar :